Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header

//

Breaking News:

latest

Agama sebagai Sandaran Ditengah Wabah Virus Corona

Nisar, Mahasiswa Sosiologi Agama IAIN Parepare "Pada hakikatnya manusia diberi kehidupan di dunia hanya untuk memenuhi keingin...




Nisar, Mahasiswa Sosiologi Agama IAIN Parepare

"Pada hakikatnya manusia diberi kehidupan di dunia hanya untuk memenuhi keinginan Tuhan-Nya. Seperti yang sudah dijelaskan dalam Alquran Allah berfirman, “ Dan tidak lah aku menciptakan  jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembahk-ku “  ( QS. Adz Dzariyat : 56 ).

Sepintas lalu, ayat di atas membuktikan kepada  kita bahwa manusia diciptakan hanya bertujuan untuk menyembah Tuhan-Nya. Dengan pernyataan ini para Ulama, Ustadz, dan Habaib berpegang teguh dengan agama yang telah mengajarkannya.

Filosof dan Sosiolog Prancis yang dikenal dengan sebutan Auguste Comte juga mempunyai gagasan tentang pendekatan keagamaan tentang Teologi. Dimana masyarakat telah mengacu pada pencarian pemecahan masalahnya, dengan cara mencari penjalasan oleh dewa-dewa atau Tuhan. Dengan kata lain bahwa manusia diberi kehidupan dan dibekali akal untuk hidup di dunia dengan penuh persoalan, dan dia juga harus mencari jalannya dengan cara mendekatkan hidupnya dengan Tuhan-nya. 

Dengan menggunakan pendekatan ini orang percaya bahwa semua fenomena alam adalah ciptaan Sang Ilahi atau yang dikenal Supranatural. Seperti fenomena yang terjadi sekarang ini adalah Covid-19 yang dikenal virus Corona ini semua tidak lepas dari campur tangan Tuhan. Tidak sedikit para pemuka agama mengaitkan virius ini dengan Tuhan. Karena semua makhluk hidup mulai dari yang paling besar sampai yang tidak terlihat oleh kasat mata itu adalah ciptaan-Nya. Siapa yang menciptakan dia juga yang mampu untuk meleburkannya.

Tips Menghindari Virus Corona dalam Pandangan Agama

Niat, maksud dari niat  adalah, setiap manusia mempunyai niat yang berbeda baik postif ataupun negatif, dengan preseptif ini manusia dianjurkan untuk mengambil tindakan dengan niat yang postif dalam melakukan tindakan sosial.

Wudhu, dengan wudhu ini manfaatnya sangat banyak tidak hanya sebagai sunah juga bermanfaat dalam kehidupan sosial, terutama terhindar dari berbagai kuman atau virus dikarenakan setiap berwudhu pasti kita mencuci bagian-bagian yang mudah di hampiri kuman atau virus. Seperti telapak tangan, mulut,  hidung, bagian wajah, tangan sampai siku, dan seterusnya. Hal ini lah yang membuat kita selalu menjaga kebersihan bagian tubuh yang sangat rentan degan virus.
Ibadah, karena ibadah membuat aliran darah dalam tubuh mengalir dengan teratur sehingga tubuh selalu sehat.

Doa, doa adalah jalan terakhir untuk mengatasi berbagai fenomena sosial yang ada ditengah-tengah masyarakat yaitu corona, berdoa dan meminta kepada sang pencipta agar makhluk ciptaanya yang dikenal corona segera di hilangkan atau dileburkan. Karena yang menciptalah yang mampu dalam sekejap untuk menghancurkan ciptaannya sendiri tanpa ada campur tangan manusia.

Dari  tips ini yang disingkat (NWID) adalah cara yang dianjurkan dalam agama, fenomena sosial saat ini membuat masyarakat selalu was-was untuk menjalankan aktivitas keseharianannya sehingga banyak hal yang tidak terlaksana. Tidak hanya aktivitas sosial yang terganggu bahkan dalam bidang keagamaan juga ikut terganggu contohnya yang sekarang ini tempat ibadah, majelis ta’lim juga ikut ditutup. Secara rasional dan suprarasional jika manuisa selalu taat kepada Tuhan-Nya maka Tuhan selalu berada disisinya. Sebab tidak mungkin Tuhan akan menyakiti makhluk yang dilindunginya.

Covid-19 yang dikenal virus corna adalah makhluk yang kasat mata bagi masyarakat awam. Sehingga kehadiran makhluk ini ditengah masyarakat sangat sulit diketahui keberadaannya. Ketakutan yang menguasai dalam pikiran masyarakat sehingga terjadinya physical distancing. Hal ini lah yang membuat kearifan lokal tidak stabil sehingga hubungan masyarat tidak terjalin secara sempurna. Masyarakat mengalami social disorder karena kemunculan wabah virus corona. Sehingga sebagian masyrakat berasumsi bahwa wabah ini adlah sentilan dari Tuhan kepada orang-orang yang tidak menjalankan perintah-Nya.

Dengan kesadaran yang dimiliki masyarakat. Saat ini marilah bersama-sama meminta pertolongan kepada-Nya. Agar kiranya  fenomena yang menakutkan semua golongan secepatnya dihilangkan dimuka bumi ini. Dekatkan diri kita kepada agama semoga diberikan jalan dan petunjuk menghadapi cobaan yang telah diberikan saat ini. Atas kehendak-Nya apapun bisa terjadi. Amin ya rabbal alamin.

Semoga Allah melindungi kita semua!!

1 komentar